Dalam rangka mengembangkan ekonomi hijau, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan konsorsium UK Partnering for Accelerated Climate Transition (PACT) Carbon Pricing in Indonesia bersama dengan RICARDO AEA-Ltd dan Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID) telah menyusun Peta Jalan Nilai Ekonomi Karbon untuk Sektor Penerbangan dan Pelayaran Domestik di Indonesia. Penyusunan peta jalan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2023 tersebut dibiayai oleh pemerintah Inggris.

Untuk lebih komprehensif, dilakukan diskusi membahas peta jalan tersebut dengan mengundang stakeholder penerbangan dan pelayaran nasional, seperti maskapai dan asosiasi maskapai penerbangan Indonesia (INACA) serta kementerian terkait yaitu Kementerian Perhubungan dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja beserta Sekjen Bayu Sutanto dan Kepala Data dan Publikasi Gatot Raharjo hadir dalam diskusi tersebut. Turut hadir pula perwakilan dari maskapai Indonesia AirAsia Indonesia Eddy Krismeidy yang juga staff ahli INACA.

Acara dibuka oleh Direktur Eksekutif IRID Moekti Handajani Soejachmoen yang menyatakan bahwa peta jalan ini dibuat untuk membantu dekarbonisasi di Indonesia. Transportasi udara dan pelayaran dipilih karena telah mempunyai aturan di tingkat internasional.

Peta jalan nilai ekonomi karbon ini disusun untuk membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan terkait perdagangan karbon di Indonesia, terutama untuk sektor transportasi udara dan laut.

Sebelumnya Indonesia telah mempunyai Peta Jalan Pengembangan Industri Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarvest) pada tahun 2024. Maskapai Garuda Indonesia juga telah melakukan uji coba penerbangan dengan menggunakan SAF pada bulan Oktober 2023 lalu.

Ekonomi hijau pada penerbangan memang menjadi suatu keniscayaan. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah mencanangkan program CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation).

Indonesia telah menyatakan mengikuti program CORSIA melalui implementasi SAF secara nasional yang akan dimulai dengan target campuran SAF sebanyak 1% mulai tahun 2027 dan akan ditingkatkan secara gradual dan proporsional hingga mencapai target jangka panjang sebesar 50% campuran SAF pada tahun 2060.

#inaca #ekonomihijau #carbonoffset #perdagangankarbon

Author